Template Usaha › HPP & harga jual › HPP warung sembako

Cara Menghitung HPP Warung Sembako per Barang: dari Harga Dus ke Harga Eceran

Tajir Digital · Diperbarui 28 Oktober 2026 · Data contoh fiktif

Warung sembako membeli per dus, karung, atau renceng, tetapi menjual per bungkus, per liter, atau per kilogram. Karena itu HPP warung sembako paling praktis dihitung per barang: berapa modal untuk satu satuan eceran.

Rumusnya sederhana: HPP per satuan = (harga beli per kemasan + ongkos angkut) ÷ isi kemasan. Dari situ kelihatan laba per barang, markup, dan laba kotor sebulan. Contoh berikut memakai lima barang di warung sembako (harga fiktif).

HPP per satuan eceran di warung sembako, dari harga beli per dus/karung (harga fiktif)
ABCDEFGHIJ
1Barang (kemasan beli)Harga beliIsiOngkos angkutHPP/satuanHarga jualLaba/satuanMarkupTerjual OktLaba kotor
2Mi instan goreng (dus)115.000402.0002.9253.50057519,7%320184.000
3Minyak goreng 1 L (dus)205.000122.00017.25019.0001.75010,1%96168.000
4Gula pasir 1 kg (karung 50 kg)850.000505.00017.10018.5001.4008,2%140196.000
5Kopi sachet (renceng isi 10)14.0001001.4002.00060042,9%450270.000
6Air mineral 600 ml (dus isi 24)50.000241.0002.1253.00087541,2%210183.750
7Total laba kotor1.001.750
8
9Target markup gula15%
10Harga jual minimal gula (dibulatkan ke ratusan)19.700

Sel berwarna hijau berisi rumus; nilainya dihitung ulang dengan LibreOffice saat situs dibangun dan dicocokkan dengan hitungan manual. Sel bergaris tebal dijelaskan di bawah.

Rumus yang dipakai

Excel dan Google Sheets dengan pengaturan bahasa/regional Indonesia memakai titik koma (;) sebagai pemisah argumen dan koma sebagai desimal. Kalau rumus berkoma menghasilkan pesan error, pakai versi titik koma.

  1. Sel E2

    =(B2+D2)/C2

    Excel/Sheets regional Indonesia: =(B2+D2)/C2

    HPP per satuan eceran = (harga beli per dus + ongkos angkut per dus) ÷ isi dus.

  2. Sel G2

    =F2-E2

    Excel/Sheets regional Indonesia: =F2-E2

    Laba per satuan = harga jual − HPP per satuan.

  3. Sel H2

    =IFERROR(G2/E2,0)

    Excel/Sheets regional Indonesia: =IFERROR(G2/E2;0)

    Markup = laba ÷ HPP. Berbeda dengan margin (laba ÷ harga jual).

  4. Sel J2

    =G2*I2

    Excel/Sheets regional Indonesia: =G2*I2

    Laba kotor bulan ini = laba per satuan × jumlah terjual.

  5. Sel B10

    =ROUNDUP(E4*(1+B9),-2)

    Excel/Sheets regional Indonesia: =ROUNDUP(E4*(1+B9);-2)

    Harga jual minimal agar markup sesuai target, dibulatkan ke atas ke ratusan.

Unduh file contoh ini (.xlsx, gratis) Berisi data fiktif di atas dan rumusnya, bisa dibuka di Excel, WPS, LibreOffice, atau Google Sheets.

Langkah menghitung HPP per barang

  1. Ambil harga beli per kemasan dari nota agen terakhir, misalnya mi instan Rp115.000 per dus.
  2. Tambahkan ongkos angkut per kemasan. Kalau ongkos ojek Rp10.000 untuk 5 dus, ongkosnya Rp2.000 per dus.
  3. Bagi dengan isi kemasan dalam satuan jual: 40 bungkus, 12 liter, 50 kg.
  4. Bandingkan dengan harga jual eceran untuk mendapat laba per satuan dan markup.
  5. Kalikan laba per satuan dengan jumlah terjual sebulan untuk melihat barang mana yang sebenarnya menghasilkan uang.

Membaca contoh ini

Markup bukan margin

Markup dihitung dari modal: laba ÷ HPP. Margin dihitung dari harga jual: laba ÷ harga jual. Laba Rp575 pada mi instan sama dengan markup 19,7% tetapi margin hanya 16,4%. Pakai satu istilah secara konsisten saat menentukan harga, supaya tidak salah hitung.

Kapan memakai cara per barang, kapan cara per periode?

Cara per barang di halaman ini cocok untuk menentukan harga jual dan melihat barang mana yang laba per satuannya tipis. Untuk mengetahui HPP total sebulan termasuk barang hilang atau rusak, pakai rumus persediaan awal + pembelian − persediaan akhir seperti di HPP penjualan usaha dagang. Keduanya saling melengkapi.

Kesalahan yang sering terjadi

Pencatatan uang harian warung ada di contoh pembukuan warung sembako, dan stok per barang bisa dicatat dengan kartu stok barang.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah plastik kresek masuk HPP?

Untuk warung, kantong plastik biasanya dicatat sebagai biaya operasional, bukan HPP barang tertentu. Yang masuk HPP adalah harga barang dan ongkos membawanya ke warung.

Harga beli berubah tiap minggu, pakai yang mana?

Untuk menentukan harga jual, pakai harga beli terbaru. Untuk menghitung laba bulan lalu, pakai harga beli yang berlaku saat barang itu dibeli, atau rata-ratanya.

Berapa markup yang pas untuk warung?

Tidak ada angka baku. Barang yang harganya mudah dibandingkan pembeli (beras, minyak, gula) biasanya bermarkup tipis; barang lain bisa lebih tinggi. Angka di contoh fiktif.

Versi siap pakai

Template Stok Barang + Penjualan + Laba (Excel)

Tahu sisa stok, barang yang perlu dibeli lagi, dan laba tiap bulan, tanpa hitung manual.

Hubungannya dengan halaman ini: isi HPP per satuan dan harga jual tiap barang di daftar PRODUK, lalu setiap penjualan otomatis menghitung HPP dan laba kotor, plus stok akhir, barang perlu restock, dan laporan bulanan. Batasnya: template tidak mengubah harga per dus menjadi HPP per satuan secara otomatis (pakai rumus di atas), dan tidak menghitung HPP rata-rata atau FIFO.

Dashboard template stok: penjualan bersih, laba kotor dan bersih, nilai stok, grafik per bulan, 5 barang terlaris, daftar perlu restock (data contoh fiktif)
Dashboard template stok
Sheet Stok dan Kartu Stok: stok akhir tiap barang, status restock, dan riwayat masuk-keluar satu barang (data contoh fiktif)
Sheet Stok dan Kartu Stok

Gambar dari file contoh asli. Nama usaha dan angka fiktif.

Kenapa bisa langsung jalan

  • Rumus sudah jadi di 10 sheet. Stok akhir, kartu stok, status restock, HPP dan laba kotor tiap penjualan, laporan bulanan, dan dashboard terisi sendiri.
  • Sudah dites. 90.004 rumus per file dihitung ulang di LibreOffice: 0 error. Angka di file contoh dicocokkan dengan hitungan terpisah dan hasilnya sama.
  • Ada file contoh terisi. 3 bulan data toko sembako fiktif (24 barang, 1.916 baris penjualan), jadi kamu bisa lihat hasil akhirnya sebelum mulai.
  • Kolom Cek memberi tahu kalau ada salah isi, misalnya kode barang tidak ada atau stok kurang.

Berapa lama sampai bisa dipakai

Hasil akhirnya bisa langsung kamu lihat di file contoh. Penyiapan file sendiri diperkirakan sekitar 20–30 menit (perkiraan di panduan, tergantung jumlah barang). Setelah itu cukup isi barang masuk dan penjualan.

Yang tidak perlu kamu lakukan

  • Tanpa makro dan tanpa kode
  • Tidak perlu paham akuntansi
  • Cukup isi sel kuning; sel lain dikunci ringan supaya rumus tidak terhapus
  • Boleh rekap 1 baris per barang per hari, tidak harus per nota

Isi paket (1 file ZIP)

  • Template-Stok-Penjualan-Laba.xlsx: file kosong, 10 sheet (Petunjuk, Pengaturan, Produk, Barang Masuk, Penjualan, Biaya, Stok, Kartu Stok, Laporan, Dashboard). Kapasitas 300 barang dan 5.000 baris penjualan.
  • CONTOH-Stok-Penjualan-Laba.xlsx: file yang sama berisi contoh 3 bulan toko sembako (nama dan angka fiktif).
  • PANDUAN-Stok-Penjualan-Laba.pdf: 5 halaman, dari cara mulai sampai cara membaca laporan.

Cocok untuk

  • Toko kelontong, warung sembako, minimarket kecil
  • Grosir atau agen kecil, reseller, toko online yang punya stok
  • Satu lokasi stok per file
  • Yang belum mau aplikasi kasir berlangganan

Tidak cocok untuk

  • Butuh scan barcode atau cetak struk (ini bukan aplikasi kasir)
  • Banyak cabang/gudang dalam satu file
  • Butuh HPP rata-rata atau FIFO otomatis
  • Butuh laporan pajak atau laporan audit

File .xlsx untuk Excel 2010 ke atas (tanpa fungsi khusus Excel 365), juga bisa dibuka di WPS dan LibreOffice. Pembukaan di Google Sheets belum kami uji langsung.

Rp45.000 sekali bayar · file digital, unduh setelah pembayaran di Mayar

Lihat & beli di Mayar

Lihat semua template di katalog

Template Stok + LabaRp45.000 · file contoh + panduan

Lihat