Template Usaha › Stok barang › Kartu stok gudang banyak barang
Kartu Stok Gudang Excel untuk Banyak Barang dalam Satu Tabel
Satu kartu per barang mudah dibaca, tetapi merepotkan kalau gudang menyimpan puluhan jenis barang. Cara yang lebih praktis: semua transaksi dicatat di satu tabel, setiap baris diberi kode barang, lalu Excel menghitung sisa dan rekap per kode.
Contoh di bawah memakai tiga barang gudang toko sembako. Bagian atas adalah log transaksi; bagian bawah (baris 11–14) adalah tabel rekap yang juga menyimpan stok awal dan lokasi rak.
| A | B | C | D | E | F | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Tanggal | Kode | Barang | Masuk | Keluar | Sisa per barang |
| 2 | 01/10/2026 | BRS-5 | Beras 5 kg | 40 | 50 | |
| 3 | 01/10/2026 | MYK-1 | Minyak 1 L | 60 | 60 | |
| 4 | 02/10/2026 | BRS-5 | Beras 5 kg | 12 | 38 | |
| 5 | 03/10/2026 | TPG-1 | Tepung 1 kg | 30 | 35 | |
| 6 | 04/10/2026 | MYK-1 | Minyak 1 L | 25 | 35 | |
| 7 | 05/10/2026 | BRS-5 | Beras 5 kg | 9 | 29 | |
| 8 | 06/10/2026 | TPG-1 | Tepung 1 kg | 8 | 27 | |
| 9 | ||||||
| 10 | ||||||
| 11 | Kode | Stok awal | Masuk | Keluar | Stok akhir | Lokasi rak |
| 12 | BRS-5 | 10 | 40 | 21 | 29 | R1-A |
| 13 | MYK-1 | 0 | 60 | 25 | 35 | R2-B |
| 14 | TPG-1 | 5 | 30 | 8 | 27 | R1-C |
Sel berwarna hijau berisi rumus; nilainya dihitung ulang dengan LibreOffice saat situs dibangun dan dicocokkan dengan hitungan manual. Sel bergaris tebal dijelaskan di bawah.
Rumus yang dipakai
Excel dan Google Sheets dengan pengaturan bahasa/regional Indonesia memakai titik koma (;) sebagai pemisah argumen dan koma sebagai desimal. Kalau rumus berkoma menghasilkan pesan error, pakai versi titik koma.
Sel C12
=SUMIFS(D$2:D$8,B$2:B$8,A12)
Excel/Sheets regional Indonesia:
=SUMIFS(D$2:D$8;B$2:B$8;A12)Total masuk untuk kode di A12. Salin ke bawah untuk kode lain; ganti D jadi E untuk kolom Keluar.
Sel E12
=B12+C12-D12
Excel/Sheets regional Indonesia:
=B12+C12-D12Stok akhir = stok awal + masuk − keluar.
Sel F2
=VLOOKUP(B2,$A$12:$B$14,2,FALSE)+SUMIFS(D$2:D2,B$2:B2,B2)-SUMIFS(E$2:E2,B$2:B2,B2)
Excel/Sheets regional Indonesia:
=VLOOKUP(B2;$A$12:$B$14;2;FALSE)+SUMIFS(D$2:D2;B$2:B2;B2)-SUMIFS(E$2:E2;B$2:B2;B2)Sisa berjalan khusus untuk kode barang di baris itu: stok awal (diambil dari tabel rekap) + total masuk sampai baris ini − total keluar sampai baris ini. Tanda $ membuat awal rentang tetap saat disalin ke bawah.
Unduh file contoh ini (.xlsx, gratis) Berisi data fiktif di atas dan rumusnya, bisa dibuka di Excel, WPS, LibreOffice, atau Google Sheets.
Langkah membuatnya
- Buat daftar kode barang yang unik dan pendek (misalnya BRS-5 untuk beras 5 kg). Kode inilah yang diketik di setiap transaksi, jadi salah ketik satu huruf berarti barang tidak terhitung.
- Buat tabel rekap berisi kode, stok awal, masuk, keluar, stok akhir, dan lokasi rak.
- Catat transaksi di tabel atas: tanggal, kode, nama barang, masuk, keluar.
- Pasang rumus
SUMIFSdi kolom Masuk dan Keluar tabel rekap. SUMIFS menjumlahkan angka yang kodenya sama. - Kalau ingin melihat sisa berjalan per barang di setiap baris transaksi, pakai rumus di kolom F. Rumus ini mengambil stok awal dari tabel rekap dengan
VLOOKUP, lalu menambah masuk dan mengurangi keluar untuk kode yang sama sampai baris itu saja.
Tips agar kode barang tidak salah ketik
- Pakai Data Validation (Data › Validasi data › Daftar) di kolom Kode, dengan sumber daftar kode di tabel rekap. Isian jadi berupa pilihan, bukan ketikan bebas.
- Nama barang bisa diisi otomatis dengan
=VLOOKUP(B2,daftar_barang,2,FALSE)supaya tidak diketik ulang. - Saat menambah barang baru, tambahkan barisnya di tabel rekap terlebih dahulu.
Untuk gudang dapur, apotek, atau barang berkedaluwarsa
Kalau barang punya tanggal kedaluwarsa, tambahkan kolom No. batch dan Tgl. kedaluwarsa, lalu keluarkan barang yang kedaluwarsanya paling dekat lebih dulu (FEFO). Rumus sisa tetap sama; yang berubah hanya kode, yang menjadi gabungan kode barang + batch (misalnya PCT-500-B2611).
Pertanyaan yang sering muncul
Kenapa hasil SUMIFS saya 0?
Biasanya karena kode di tabel transaksi dan di tabel rekap tidak persis sama, misalnya ada spasi di belakang atau beda huruf besar-kecil pada teks yang mirip. Pakai validasi data supaya kode selalu dipilih dari daftar.
Berapa banyak transaksi yang sanggup ditangani Excel?
Ribuan baris masih ringan. Kalau file mulai lambat, pisahkan log per tahun dan bawa stok akhir tahun sebagai stok awal tahun berikutnya.
Apakah perlu tanda $ di rumus?
Ya. Tanda $ mengunci rentang supaya tidak bergeser saat rumus disalin. Di rumus sisa berjalan, D$2:D2 membuat awal rentang tetap di baris 2 sementara ujungnya ikut turun.
Versi siap pakai
Template Stok Barang + Penjualan + Laba (Excel)
Tahu sisa stok, barang yang perlu dibeli lagi, dan laba tiap bulan, tanpa hitung manual.


Gambar dari file contoh asli. Nama usaha dan angka fiktif.
Kenapa bisa langsung jalan
- Rumus sudah jadi di 10 sheet. Stok akhir, kartu stok, status restock, HPP dan laba kotor tiap penjualan, laporan bulanan, dan dashboard terisi sendiri.
- Sudah dites. 90.004 rumus per file dihitung ulang di LibreOffice: 0 error. Angka di file contoh dicocokkan dengan hitungan terpisah dan hasilnya sama.
- Ada file contoh terisi. 3 bulan data toko sembako fiktif (24 barang, 1.916 baris penjualan), jadi kamu bisa lihat hasil akhirnya sebelum mulai.
- Kolom Cek memberi tahu kalau ada salah isi, misalnya kode barang tidak ada atau stok kurang.
Berapa lama sampai bisa dipakai
Hasil akhirnya bisa langsung kamu lihat di file contoh. Penyiapan file sendiri diperkirakan sekitar 20–30 menit (perkiraan di panduan, tergantung jumlah barang). Setelah itu cukup isi barang masuk dan penjualan.
Yang tidak perlu kamu lakukan
- Tanpa makro dan tanpa kode
- Tidak perlu paham akuntansi
- Cukup isi sel kuning; sel lain dikunci ringan supaya rumus tidak terhapus
- Boleh rekap 1 baris per barang per hari, tidak harus per nota
Isi paket (1 file ZIP)
- Template-Stok-Penjualan-Laba.xlsx: file kosong, 10 sheet (Petunjuk, Pengaturan, Produk, Barang Masuk, Penjualan, Biaya, Stok, Kartu Stok, Laporan, Dashboard). Kapasitas 300 barang dan 5.000 baris penjualan.
- CONTOH-Stok-Penjualan-Laba.xlsx: file yang sama berisi contoh 3 bulan toko sembako (nama dan angka fiktif).
- PANDUAN-Stok-Penjualan-Laba.pdf: 5 halaman, dari cara mulai sampai cara membaca laporan.
Cocok untuk
- Toko kelontong, warung sembako, minimarket kecil
- Grosir atau agen kecil, reseller, toko online yang punya stok
- Satu lokasi stok per file
- Yang belum mau aplikasi kasir berlangganan
Tidak cocok untuk
- Butuh scan barcode atau cetak struk (ini bukan aplikasi kasir)
- Banyak cabang/gudang dalam satu file
- Butuh HPP rata-rata atau FIFO otomatis
- Butuh laporan pajak atau laporan audit
File .xlsx untuk Excel 2010 ke atas (tanpa fungsi khusus Excel 365), juga bisa dibuka di WPS dan LibreOffice. Pembukaan di Google Sheets belum kami uji langsung.
Rp45.000 sekali bayar · file digital, unduh setelah pembayaran di Mayar