Template Usaha › Keuangan usaha › Laporan keuangan toko sembako

Laporan Keuangan Toko Sembako: Tahu Untung Bulan Ini dari Catatan Harian

Tajir Digital · Diperbarui 30 Oktober 2026 · Data contoh fiktif

Di toko sembako, uang masuk tiap jam, tapi uang keluar untuk kulakan juga hampir tiap hari. Kalau hanya melihat isi laci, toko bisa terlihat ramai padahal untungnya tipis.

Laporan keuangan toko sembako cukup tiga bagian: penjualan, belanja barang, dan biaya. Halaman ini menunjukkan contoh susunannya di Excel dan cara membacanya tiap bulan.

Angka contohnya diambil dari file contoh template stok kami: toko sembako fiktif "Toko Sembako Maju Rapi", 24 barang, Juli–September 2026. Nama toko dan angkanya fiktif, tetapi hasil hitungannya asli dari rumus di file.

Bedanya pembukuan harian dan laporan keuangan bulanan

Pembukuan harian adalah catatan setiap uang masuk dan keluar: rekap penjualan hari ini, nota belanja ke agen, bayar listrik, uang yang diambil untuk rumah. Tujuannya supaya saldo di catatan sama dengan uang di laci dan rekening. Contoh lengkapnya ada di contoh pembukuan warung sembako.

Laporan keuangan bulanan adalah ringkasan dari catatan itu, satu baris per bulan. Pertanyaan yang dijawabnya berbeda:

Pembukuan harian tetap perlu. Laporan bulanan tidak bisa dibuat tanpa catatan harian yang rapi, tetapi catatan harian saja belum menjawab "untung berapa".

Kenapa laba toko dagang harus dihitung dari HPP per barang, bukan dari uang kulakan

Cara yang paling sering dipakai: penjualan bulan ini dikurangi semua uang belanja ke agen, dikurangi biaya. Hasilnya dianggap laba. Masalahnya, barang yang dibeli bulan ini belum tentu laku bulan ini, dan barang yang laku bisa berasal dari stok bulan lalu. Uang kulakan baru menjadi modal yang "terpakai" saat barangnya terjual.

Karena itu toko dagang menghitung laba dari HPP per barang: setiap barang punya harga beli per satuan, dan setiap penjualan membawa HPP-nya sendiri. Contoh dari file template: Beras Premium 5 kg dibeli Rp68.000 dan dijual Rp77.000 per pak, jadi setiap pak yang laku menyumbang laba kotor Rp9.000. Jumlah HPP semua barang yang terjual dalam sebulan itulah yang dikurangkan dari penjualan.

Di file contoh, perbedaannya terlihat jelas. Bulan Juli toko belanja kulakan Rp20.619.200, padahal HPP barang yang terjual Rp22.408.400, karena sebagian barang yang laku diambil dari stok awal. Kalau memakai hitungan uang kulakan, Juli terlihat lebih untung Rp1.789.200 dari laba yang sebenarnya. Bulan September sebaliknya: belanja lebih besar dari HPP, jadi hitungan uang kulakan membuat September terlihat lebih rugi Rp223.200. Rincian per bulan ada di tabel contoh di bawah.

Uang kulakan yang belum menjadi HPP tidak hilang. Uang itu masih berupa barang di rak. Di file contoh, nilai stok di akhir September tercatat Rp5.552.700. Cara menghitung HPP per barang eceran (beli per dus, jual per pcs) ada di cara menghitung HPP warung sembako.

Contoh laporan bulanan toko sembako

Tabel pertama adalah laporan laba bulanan dari file contoh template stok (data fiktif). Tabel kedua membandingkan laba itu dengan hitungan buku kas biasa: penjualan − belanja kulakan − biaya.

Toko sembako fiktif, Juli–September 2026: laporan laba bulanan dari HPP, dibandingkan dengan hitungan buku kas (angka dari file contoh template stok)
ABCDEFG
1BulanPenjualan bersihHPP (modal barang terjual)Laba kotorBiaya operasionalBarang rusak/hilangLaba bersih (perkiraan)
2Jul27.023.10022.408.4004.614.7002.230.00002.384.700
3Agu28.678.50023.841.4004.837.1002.210.00027.0002.600.100
4Sep26.625.70022.010.5004.615.2002.245.0003.0002.367.200
5Total82.327.30068.260.30014.067.0006.685.00030.0007.352.000
6
7BulanPenjualan bersihBelanja kulakan (pembelian barang)Biaya operasionalLaba versi buku kas (kulakan dianggap habis)Laba bersih dari HPPSelisih
8Jul27.023.10020.619.2002.230.0004.173.9002.384.7001.789.200
9Agu28.678.50023.708.7002.210.0002.759.8002.600.100159.700
10Sep26.625.70022.236.7002.245.0002.144.0002.367.200−223.200
11Total82.327.30066.564.6006.685.0009.077.7007.352.0001.725.700

Sel berwarna hijau berisi rumus; nilainya dihitung ulang dengan LibreOffice saat situs dibangun dan dicocokkan dengan hitungan manual. Sel bergaris tebal dijelaskan di bawah.

Rumus yang dipakai

Excel dengan pengaturan bahasa/regional Indonesia memakai titik koma (;) sebagai pemisah argumen dan koma sebagai desimal. Kalau rumus berkoma menghasilkan pesan error, pakai versi titik koma.

  1. Sel D2

    =B2-C2

    Excel regional Indonesia: =B2-C2

    Laba kotor = penjualan bersih − HPP. HPP adalah harga beli barang yang benar-benar terjual bulan itu, bukan uang yang dibelanjakan ke agen.

  2. Sel G2

    =D2-E2-F2

    Excel regional Indonesia: =D2-E2-F2

    Laba bersih (perkiraan) = laba kotor − biaya operasional − nilai barang rusak/hilang.

  3. Sel E8

    =B8-C8-D8

    Excel regional Indonesia: =B8-C8-D8

    Laba versi buku kas = penjualan − belanja kulakan − biaya. Cara ini menganggap semua barang yang dibeli bulan itu langsung habis terjual.

  4. Sel G8

    =E8-F8

    Excel regional Indonesia: =E8-F8

    Selisih = laba versi buku kas − laba bersih dari HPP. Positif berarti buku kas membuat bulan itu terlihat lebih untung; negatif berarti terlihat lebih rugi.

Unduh file contoh ini (.xlsx, gratis) Berisi data fiktif di atas dan rumusnya. Dibuat untuk Microsoft Excel; aplikasi lain belum kami uji.

Cara membacanya: penjualan bersih tiga bulan Rp82.327.300, HPP Rp68.260.300, laba kotor Rp14.067.000, biaya operasional Rp6.685.000, dan barang rusak atau hilang Rp30.000. Laba bersih perkiraan tiga bulan Rp7.352.000, sekitar Rp2,4–2,6 juta per bulan. Biaya operasional di contoh terdiri dari sewa kios Rp1.000.000 per bulan, upah Rp600.000, listrik, air dan internet, kantong, ongkos angkut, dan retribusi.

Hitungan buku kas untuk tiga bulan yang sama menghasilkan Rp9.077.700, lebih besar Rp1.725.700. Selisih ini bukan laba tambahan. Sebagian besar berasal dari barang yang terjual dari stok yang sudah ada sebelum Juli: nilai stok di rak turun, dan hitungan buku kas tidak melihatnya.

Sheet LAPORAN dari file contoh template stok: ringkasan per bulan Juli–September (penjualan bersih, HPP, laba kotor, biaya, laba bersih perkiraan, pembelian barang, barang rusak) dan 10 barang terlaris, data fiktif
Sheet LAPORAN di file CONTOH template stok (data fiktif): ringkasan per bulan, termasuk kolom pembelian barang, dan 10 barang terlaris.

Toko kelontong dan warung kecil: versi buku kas saja

Tidak semua warung mau mencatat setiap barang yang laku. Untuk warung kecil yang barangnya sedikit dan stoknya kurang lebih sama dari bulan ke bulan, buku kas berkategori sudah cukup sebagai awal:

  1. Catat setiap uang masuk dan keluar dengan kategori: Penjualan, Belanja barang dagangan, Biaya operasional, dan Prive (uang untuk rumah).
  2. Di akhir bulan, jumlahkan per kategori dengan SUMIFS. Caranya ada di laporan keuangan UMKM Excel dan buku kas harian Excel.
  3. Laba basis kas = penjualan − belanja barang − biaya. Prive tidak mengurangi laba.

Batasnya sudah terlihat di tabel contoh: kalau bulan ini belanja jauh lebih banyak atau lebih sedikit dari barang yang laku, laba basis kas ikut melenceng. Supaya tidak salah baca, hitung stok sebulan sekali dan pakai rumus HPP = persediaan awal + pembelian − persediaan akhir.

Kapan perlu aplikasi kasir

Excel cukup kalau toko punya satu lokasi, barangnya puluhan sampai beberapa ratus, dan penjualan boleh direkap per hari. Yang dicari adalah laba bulanan, sisa stok, dan barang yang perlu dibeli lagi. Susunan file stok untuk toko sembako ada di Excel toko sembako.

Pertimbangkan aplikasi kasir kalau kamu butuh scan barcode, cetak struk untuk pembeli, stok yang berkurang langsung saat transaksi, atau beberapa kasir dan cabang dalam satu sistem. File Excel tidak melakukan hal-hal itu. Laporan bulanan seperti di halaman ini tetap berguna untuk membaca hasil dari aplikasi kasir, karena isinya sama: penjualan, HPP, biaya, dan laba.

Dibuat untuk Microsoft Excel; aplikasi lain belum kami uji.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah contoh ini memakai data toko sungguhan?

Tidak. Nama toko, barang, dan angkanya fiktif. Angka di halaman ini disalin dari file contoh template stok kami, lalu dihitung ulang dengan rumus yang sama.

Apakah belanja kulakan termasuk biaya?

Bukan biaya operasional. Belanja barang dagangan menjadi HPP saat barangnya terjual; sisanya masih berupa stok di rak.

Apakah harus paham debet-kredit?

Tidak. Laporan di halaman ini adalah laporan internal untuk pemilik toko: cukup catatan barang masuk, penjualan, dan biaya.

Apakah bisa dibuka di aplikasi selain Excel?

File dibuat untuk Microsoft Excel; aplikasi lain belum kami uji.

Versi siap pakai

Template Stok Barang + Penjualan + Laba (Excel)

Stok cuma dikira-kira dan untungnya tidak kelihatan?

Tahu sisa stok, barang yang perlu dibeli lagi, dan laba tiap bulan, tanpa hitung manual.

Untuk toko sembako dan kelontong: laba bulanan dihitung dari HPP per barang, lengkap dengan sisa stok dan barang yang perlu dibeli lagi. Sudah berisi contoh 3 bulan toko sembako (24 barang, data fiktif) dan panduan PDF. Kalau hanya butuh buku kas, ada opsi ringan Template Laporan Keuangan UMKM di bagian versi buku kas.

Dashboard template stok: penjualan bersih, laba kotor dan bersih, nilai stok, grafik per bulan, 5 barang terlaris, daftar perlu restock (data contoh fiktif)
Dashboard template stok
Sheet Stok dan Kartu Stok: stok akhir tiap barang, status restock, dan riwayat masuk-keluar satu barang (data contoh fiktif)
Sheet Stok dan Kartu Stok

Gambar dari file contoh asli. Nama usaha dan angka fiktif.

Yang kamu dapat (1 file ZIP)

  • Template-Stok-Penjualan-Laba.xlsx: file kosong, 10 sheet (Petunjuk, Pengaturan, Produk, Barang Masuk, Penjualan, Biaya, Stok, Kartu Stok, Laporan, Dashboard). Kapasitas 300 barang dan 5.000 baris penjualan.
  • CONTOH-Stok-Penjualan-Laba.xlsx: file yang sama berisi contoh 3 bulan toko sembako (nama dan angka fiktif).
  • PANDUAN-Stok-Penjualan-Laba.pdf: 5 halaman, dari cara mulai sampai cara membaca laporan.

Kenapa bisa langsung jalan

  • Rumus sudah jadi di 10 sheet. Stok akhir, kartu stok, status restock, HPP dan laba kotor tiap penjualan, laporan bulanan, dan dashboard terisi sendiri.
  • Rumus sudah jadi, tinggal isi. 90.004 rumus per file sudah terpasang; kamu cukup mengisi sel kuning. Angka di file contoh dicocokkan dengan hitungan terpisah dan hasilnya sama.
  • Ada file contoh terisi. 3 bulan data toko sembako fiktif (24 barang, 1.916 baris penjualan), jadi kamu bisa lihat hasil akhirnya sebelum mulai.
  • Kolom Cek memberi tahu kalau ada salah isi, misalnya kode barang tidak ada atau stok kurang.

Cocok untuk

  • Toko kelontong, warung sembako, minimarket kecil
  • Grosir atau agen kecil, reseller, toko online yang punya stok
  • Satu lokasi stok per file
  • Yang belum mau aplikasi kasir berlangganan

Tidak cocok untuk

  • Butuh scan barcode atau cetak struk (ini bukan aplikasi kasir)
  • Banyak cabang/gudang dalam satu file
  • Butuh HPP rata-rata atau FIFO otomatis
  • Butuh laporan pajak atau laporan audit

Rp39.000 sekali bayar · file digital, unduh setelah pembayaran di Mayar

Lihat & beli di Mayar

  • Sekali bayar, bukan langganan.
  • File ZIP bisa langsung diunduh setelah pembayaran berhasil di Mayar.
  • Mau mencoba dulu? Unduh file contoh gratis di halaman ini. Gambar di atas diambil dari file contoh yang ada di dalam paket.
  • Dibuat untuk Microsoft Excel 2010 ke atas (tanpa fungsi khusus Excel 365); aplikasi lain belum kami uji.

Berapa lama sampai bisa dipakai

Hasil akhirnya bisa langsung kamu lihat di file contoh. Penyiapan file sendiri diperkirakan sekitar 20–30 menit (perkiraan di panduan, tergantung jumlah barang). Setelah itu cukup isi barang masuk dan penjualan.

Yang tidak perlu kamu lakukan

  • Tanpa makro dan tanpa kode
  • Tidak perlu paham akuntansi
  • Cukup isi sel kuning; sel lain dikunci ringan supaya rumus tidak terhapus
  • Boleh rekap 1 baris per barang per hari, tidak harus per nota

Lihat semua template di katalog

Template Stok + LabaRp39.000 · file contoh + panduan

Lihat isi